Oleh: Abu Faqih, Amirul Mu’minin El-Kediri
Bismillah…
Berikut ini adalah catatan ananda dari kajian bersama Ustadz Abu Isa hafidzahullah (Pengajar di Pondok Pesantren Jamilurrahman As-Salafy Yogya, sekaligus penulis buku Mutiara Faedah Kitab Tauhid, syarah beliau terhadap Kitab At-Tauhid).
Sabtu 7 Juamadil Awal, pagi yang cerah di kota Yogyakarta, ananda hampir gagal berangkat ke Masjid Al-Ashri untuk mengikuti kajian bersama Ustadz Abu Isa, Qodarullah ada bantuan dari temen ane, Abu Luqman Armudha njemput ane untuk ikut kajian di Masjid Al-Ashri. Alhamdulillah, ye… bisa berangkat ngaji… acik…ye… cayoo… ayo berangkat….
Eh…. Sampe sana (Masjid Al-Ashri) udah terlambat, kajian sesi pertama tinggal menyisakan waktu + 20 menit selesaai. Tapi, ‘ala kulli hal… lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.
Tema yang diusung pada kajian ini adalah,”Kiat menghadapi fitnah syahwat dan syubhat” yang notabene ditujukan kepada mahasiswa yang sudah dibuai mabuk ngenet, karena pada asalnya itu yang diharapkan panitia penyelenggara kajian ini. Tapi sayang Ustadz Abu Isa kurang tahu menahu masalah internet, apa itu facebook? Apa itu ngeblog?? but…. Nasehat yang beliau sampaikan cukup lah… itung-itung bisa untuk perbekalan dalam menghadapi kerasnya dunia maya…
Naam…. Kajian ini dibagi menjadi 2 sesi, dan ana simpulkan ringkasanya pada setiap sesi: Read the rest of this entry »